Would you like to react to this message? Create an account in a few clicks or log in to continue.

Image
 
IndeksTarix.JabrixLatest imagesPencarianPendaftaranLogin
Top posters
mencret
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_lcap[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Voting_bar[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_rcap 
Tarix.Jabrix
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_lcap[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Voting_bar[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_rcap 
goblintz
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_lcap[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Voting_bar[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_rcap 
Kiruyama
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_lcap[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Voting_bar[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_rcap 
Duren
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_lcap[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Voting_bar[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_rcap 
Athena
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_lcap[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Voting_bar[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_rcap 
maman
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_lcap[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Voting_bar[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_rcap 
mogimogi
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_lcap[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Voting_bar[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_rcap 
conan
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_lcap[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Voting_bar[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_rcap 
slielady_widy
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_lcap[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Voting_bar[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Vote_rcap 
Similar topics
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
free forum

Latest topics
» 5 Fase Hidup Yang Akan Kamu Lewatin Setelah Wisuda!
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeWed 01 Mar 2017, 21:01 by mencret

» “Bacchus Lady,” Nenek Penjaja Cinta di Korea Selatan
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeWed 01 Mar 2017, 21:00 by mencret

» Beberapa Pertanyaan Retoris Cewek yang Mematikan!
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeSun 19 Feb 2017, 22:02 by Athena

» 7 Hal Menyebalkan yang Cuma Dirasakan Oleh Orang yang Berkacamata
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeSun 19 Feb 2017, 22:00 by Athena

» 7 Alasan kamu harus ngerasain sisi uniknya Jakarta dalam hidupmu
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeWed 18 Jan 2017, 16:07 by maman

» 9 Foto desa terdingin di bumi, suhunya pernah sampai -71,2 °C
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeWed 18 Jan 2017, 15:55 by maman

» BPJS Palsu Di Koja "Masyarakat Diimbau Tak Mengurus Kartu BPJS Lewat Calo"
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeFri 05 Aug 2016, 23:34 by mencret

» 9 Hal yang Akan Membuat Anda Berhenti Bersihkan Telinga Tiap Hari
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeThu 21 Jul 2016, 22:07 by Athena

» Tips Atasi Pegal Saat Perjalanan Mudik Lebaran
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeMon 04 Jul 2016, 06:42 by Athena

» 10 Kecemasan Pria dan Wanita Saat Bercinta
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeSun 03 Jul 2016, 19:57 by Athena

» 7 Tanda-Tanda Wanita Berbohong [ Cowok wajib tahu !! ]
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeFri 01 Jul 2016, 15:48 by Athena

» Petinju Legendaris Muhammad Ali Meninggal Dunia, Ini Pernyataan Keluarga
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeSat 04 Jun 2016, 17:43 by News Teje

» Ahok: Yang Sweeping Pasti Ditangkap Semua
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeFri 03 Jun 2016, 12:06 by Duren

» 4 Bahan Perusak Otak yang Anda Pakai Setiap Hari
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeSun 15 May 2016, 23:18 by Athena

» 2 Cangkir Jus Ini, Ratakan Perut dalam 7 Hari
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeSun 15 May 2016, 23:05 by Athena

» Ini Bentuk Kerja Sama Blue Bird dan Go-Jek
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeMon 09 May 2016, 22:25 by maman

» Cara Mudah Mengupas Telur Dengan Cepat Tanpa Sedikit Pun Merusak Putih Telurnya
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeSun 01 May 2016, 13:55 by Athena

» Bekerja di Luar Kota Tetap Bisa Beli Rumah
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeFri 15 Apr 2016, 21:58 by Tarix.Jabrix

» 10 Penyebab kenapa cewek yang udah jadi mantan malah tambah cantik
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeFri 15 Apr 2016, 14:04 by goblintz

» Dismenore, Gangguan Saat Menstruasi
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeFri 15 Apr 2016, 11:49 by Athena


 

 [Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta…

Go down 
2 posters
PengirimMessage
Kiruyama
Member
Member
Kiruyama


Jumlah posting : 91
Join date : 17.08.09
Lokasi : Di sini gunung di sana gunung

[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Empty
PostSubyek: [Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta…   [Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeSat 31 Oct 2009, 15:17

Kisah ini untuk orang2 yg sibuk dengan pekerjaan nya...

Seperti biasa Andrew, Manager di sebuah perusahaan swasta di Jakarta , tiba dirumahnya pada pukul 9 malam.
Tidak seperti biasanya, Sarah, putri pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya.
Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.

"Kok, belum tidur ?" sapa Andrew sambil mencium anaknya.
Biasanya Sarah memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.

Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga,
Sarah : "Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa ?"
Ayah : "Lho tumben, kok nanya gaji Papa ? Mau minta uang lagi, ya ?"
Sarah : "Ah, enggak. Pengen tahu aja"
Ayah : "Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp. 400.000 Jadi, gaji Papa dalam satu bulan berapa, hayo ?"

Sarah berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar sementara Papanya melepas sepatu dan menyalakan televisi.

Sarah : "Kalo satu hari Papa dibayar Rp. 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam Papa digaji Rp. 40.000,- dong"
Ayah : "Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki lalu tidur"
Sarah : "Papa, aku boleh pinjam uang Rp. 5.000,- enggak ?"
Ayah : "Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini ? Papa capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah".

"Tapi Papa…" Kesabaran Andrew pun habis. "Papa bilang tidur !" hardiknya mengejutkan Sarah. Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya.

Usai mandi, Andrew nampak menyesali hardiknya. Ia pun menengok Sarah di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur.
Sarah didapati sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp.15.000,- di tangannya.

Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Andrew berkata, "Maafkan Papa, Nak, Papa sayang sama Sarah.
Tapi buat apa sih minta uang malam-malam begini ? Kalau mau beli mainan, besok kan bisa. Jangankan Rp. 5.000,- lebih dari itu pun Papa kasih" jawab Andrew

"Papa, aku enggak minta uang. Aku hanya pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini".

"lya, iya, tapi buat apa ?" tanya Andrew lembut.
"Aku menunggu Papa dari jam 8. Aku mau ajak Papa main ular tangga. Tiga puluh menit aja. Mama sering bilang kalo waktu Papa itu sangat berharga.
Jadi, aku mau ganti waktu Papa. Aku buka tabunganku, hanya ada Rp. 15.000,- tapi karena Papa bilang satu jam Papa dibayar Rp. 40.000,-
Maka setengah jam aku harus ganti Rp. 20.000,-. Tapi duit tabunganku kurang Rp. 5.000,- makanya aku mau pinjam dari Papa" kata Sarah polos.

Andrew pun terdiam. Ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat dengan perasaan haru. Dia baru menyadari,
ternyata limpahan harta yang dia berikan selama ini, tidak cukup untuk "membeli" kebahagiaan anaknya.


Terakhir diubah oleh babakblur tanggal Mon 18 Nov 2013, 00:00, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Kiruyama
Member
Member
Kiruyama


Jumlah posting : 91
Join date : 17.08.09
Lokasi : Di sini gunung di sana gunung

[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Empty
PostSubyek: Re: [Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta…   [Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeSat 31 Oct 2009, 15:20

[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Sundul[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Baby_soldier2
Kembali Ke Atas Go down
goblintz
der Vermittler
der Vermittler
goblintz


Jumlah posting : 94
Join date : 20.08.09

[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Empty
PostSubyek: Re: [Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta…   [Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitimeFri 06 Nov 2009, 04:19

:manstap: wew
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content





[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Empty
PostSubyek: Re: [Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta…   [Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta… Icon_minitime

Kembali Ke Atas Go down
 
[Renungan] Kebahagiaan tak terbeli oleh harta…
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Ibu, sebuah renungan seorang anak

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
 :: TeJe :: News TeJe-
Navigasi: